MAU MENAMBAH TINGGI BAdan? KLIK DI SINI...!

MAU MENAMBAH TINGGI BADAN?

Sabtu, 12 Februari 2011

Meneropong Calon Pemimpin (Bag. 1)

Oleh : Purna Herawan SR *)

Selamat memasuki tahun 2010. Di tahun genap ini, mari kita melakukan perenungan yang mendalam dan introspeksi terhadap apa yang telah dialami tahun 2009. Hal-hal yang baik, keberhasilan dan kesuksesan yang telah diraih tentunya harus dipertahankan dan ditingkatkan. Sebaliknya, semua sifat yang buruk, berbagai kegagalan dan kesia-siaan harus kita akhiri, cukup sudah. Saatnya membuka lembaran baru ! Setuju kan ?
Bagi Provinsi Bengkulu dan beberapa daerah lainnya di Indonesia, tahun 2010 memiliki makna yang sangat berarti. Dalam hitungan bulan ke depan, Pemilihan Kepala Daerah Langsung (Pilkadal) akan digelar, baik untuk memilih gubernur/wakil gubernur maupun sejumlah bupati/wakil bupati. Tak lama lagi, hiruk pikuk kampanye para calon kepala daerah akan menggema di seluruh pesolok ‘Bumi Rafflesia’ ini.
Sejatinya, demokrasi hanya akan berjalan pada koridor sesungguhnya dengan dua syarat. Pertama, bahwa masyarakat mengerti hak dan kewajibannya sebagai warga negara, kedua, bahwa masyarakat mampu mempertahankan dan berjuang menjaga hak dan kewajibannya tersebut. Jika kedua hal itu belum mampu direalisasikan, maka demokrasi tinggal asumsi dan wacana belaka.
Pilkada, merupakan salah satu media bagaimana seharusnya masyarakat belajar berdemokrasi, belajar bagaimana seharusnya meneropong calon pemimpin yang akan mengakomodasi kepentingannya, bukan sekedar memilih karena keluarga, teman, atau karena iming-iming janji harta, jabatan dan kekayaan.
Secara prinsip, tujuan utama Pilkada bukanlah sekedar memilih orang saja, tapi bagaimana mengatasi dan menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh daerah melalui media Pilkada (gubernur maupun bupati), dan bagaimana berupaya sekeras-kerasnya untuk membangun daerah di segala bidang, agar dikemudian hari mampu memberikan kesejahteraan sepenuhnya bagi seluruh warga masyarakat.
Masyarakat Indonesia termasuk Bengkulu bukan kali pertama memilih pemimpin pemerintah, sedikit-banyaknya sudah ada pengalaman. Namun tanpa bermaksud menggurui, menjelang suksesi kepemimpinan bolehlah kita mengingatkan kembali bagaimana seharusnya masyarakat bersikap dan meneropong calon pemimpin agar tidak salah memilih gubernur dan bupati 5 (lima) tahun ke depan. Bagaimana….?

Kemampuan
Sebagai kreteria atau patokan dasar, calon pemimpin yang kita pilih nanti hendaklah seseorang yang memiliki tiga kemampuan, yaitu kemampuan berpikir (intellectual ability), kemampuan menganalisa (ability to analyze) dan kemampuan bertindak (ability to take steps). Ketiganya sangat menentukan bagaimana seorang pemimpin mampu mengakomodir berbagai kepentingan masyarakat.
Seorang pemimpin yang baik, adalah pemimpin yang tidak sekedar mengandalkan kemampuan pikirannya, namun pikiran itu harus dipadukan dengan daya analisa yang matang dan mengakhirinya dengan sebuah tindakan nyata.
Pemimpin yang hanya mengandalkan pikiran tanpa analisa dan tindakan, sama saja dengan “pemimpi”. Jika pikiran itu diutarakan dan disertai dengan berbagai analisa tapi tidak ada tindakan nyata, itulah yang sering disebut “Tong kosong nyaring bunyinya”, hanya mengumbar janji-janji manis tanpa realisasi alias omong doang (Omdo).
Entah bagaimana dengan Anda ? Menurut penulis, julukan “Pemimpin = Pemimpi” atau “Pemimpin = Tong Kosong” sepertinya pantas bagi sebagian besar elit politik kita hari ini. Pasalnya, setelah penulis membuka kembali lebih kurang 4 (empat) kardus arsip dan kliping koran, ternyata pada masa kampanye beberapa tahun lampau banyak sekali janji manis yang diumbar para politisi, namun ketika mereka memangku kekuasaan janji-jani itu hanya isapan jembol belaka.
Dalam Pilkada mendatang, rasanya kita semua sependapat bahwa masyarakat harus lebih cerdas dan dewasa memilih pemimpin. Calon pemimpin yang akan dijadikan pilihan adalah seseorang yang betul-betul memiliki tiga kemampuan di atas; kecerdasan intelektual; daya analisis yang kuat terhadap berbagai masasalah sosial; dan mampu mewujudkan secara nyata keinginan-keinginan masyarakat secara utuh.

Program
Lihatlah dan coba amati dua atau tiga bulan ke depan, lima bahkan mungkin sampai sepuluh pasang calon gubernur/wakil gubernur Bengkulu, puluhan pasang calon bupati/wakil bupati di tujuh kabupaten yang akan menggelar Pilkada akan berpacu menarik simpati masyarakat dengan mengutarkan visi dan misi serta menawarkan sejumlah program.
Kita juga tentu sepakat, tak ingin masyarakat terjebak dengan percaya begitu saja terhadap berbagai “program” yang diutarakan/ditawarkan calon gubernur/wakil gubernur dan calon bupati/wakil bupati. Bagaimana agar tidak terjebak ? Kuncinya, perenungan dan penghayatan terhadap program itu sendiri.
Program merupakan bentuk nyata dari perencanaan matang dari hasil olah pemikiran. Program menjadi begitu sangat berharga jika memenuhi koridor-koridor yang disyaratkan, yakni : Pertama, program harus realistis dan tidak mengada-ada. Hal ini dimaksudkan agar program yang ditawarkan mampu terwujud dengan kemampuan subjektif yang dimiliki. Program yang terkesan mengada-ada dan tidak bersandar pada kemampuan, hanya akan menjadi barang usang yang tidak akan pernah menjadi kenyataan.
Kedua, program harus memiliki target/batas waktu (deadline). Hal ini akan menjadi tolak ukur keberhasilan serta kekurangan dari implementasi dari sebuah pelaksanaan program. Tanpa target waktu realisasi, maka kita akan sangat sulit mengukur sejauh mana efektifitas dari sebuah program.
Ketiga, program yang ditawarkan harus berbasis kepada kepentingan masyarakat. Pengalaman memberikan pelajaran penting bagi kita, bahwa hampir rata-rata institusi pemerintahan baik eksekutif, legislatif maupun yudikatif, selalu menelorkan program yang cenderung berbasis kepada kepentingan kelompok dan golongannya semata. Hal ini justru menjadikan masyarakat semakin miris dan kehilangan kepercayaan. Tak percaya ? Cobalah buka lagi arsip koran atau kliping Anda, berapa banyak program yang dulu ditawarkan para elit politik pada saat kampanye namun belum terealisasi dan belum selesai hingga sekarang. Bersambung….!


*) Tulisan ini disarikan dari beberapa literatur.
Penulis adalah Praktisi Pers, Redaktur Koran Parlementaria dan berdomisili di Kota Bengkulu.



Meneropong Calon Pemimpin (Habis)

Oleh : Purna Herawan SR *)

Rekam Jejak
Sejarah perjalanan atau rekam jejak seseorang calon pemimpin hendaklah menjadi salah satu penilaian kita sebelum menentukan pilihan pada Pilkada mendatang. Bagi para calon incumbent (gubernur/bupati yang mencalon kembali), kita bisa menilai dari kepemimpinan dan berbagai kebijakan yang diambilnya selama lima tahun terakhir.
Tapi untuk mengetahui dan menilai rekam jejak—jika hanya menyangkut hal-hal negatif, cela atau aib—calon non incumbent (seorang yang baru pertama mencalon gubernur/bupati), tentu bukanlah perkara mudah, apalagi jika hanya mengandalkan informasi atau pemberitaan media massa. Sebab mulai sekarang hingga menjelang detik-detik pemilihan, biasanya para calon pemimpin itu sudah “membeli” halaman koran sehingga beritanya hanya yang baik-baik saja, memoles-moles dan seolah sejarah perjalanan hidupnya tanpa cela sedikitpun. Kalaupun ada koran atau media massa yang memberitakan tentang kejelekan atau cela/aib rekam jejak seorang calon pemimpin menjelang pelaksanaan Pilkada, jumlahnya hanya sedikit.
Dan di tengah dinamisnya perkembangan politik di Provinsi Bengkulu saat ini, masyarakat juga harus jeli mengamati pemberitaan koran dan media massa terkait cela/aib seorang calon pemimpin, sebab bisa saja berita itu justru merupakan propaganda, trik-intrik dan strategi politik pihak tertentu atau bahkan mungkin merupakan salah satu bentuk kampanye hitam (black campaigne) untuk menjatuhkan wibawa dan popularitas calon tertentu.
Begitu juga halnya jika kita hanya mengandalkan informasi rekam jejak—jika hanya menyangkut hal-hal negatif, cela atau aib—calon pemimpin dari para tim sukses atau tim kampanyenya. Tentu kita tidak akan menemukan hal-hal negatif tentang calon, sebab tugas dan kewajiban mereka memang “menjual” calonnya agar disenangi, dikagumi dan mendapat simpati sebesar-besarnya dari masyarakat.
Lantas bagaimana cara kita melihat dan menilai rekam jejak calon pemimpin ? Jikalau seseorang tidak pernah memiliki catatan hidup yang kelam seperti korupsi, tindak pidana, atau hal-hal yang melanggar sisi kemanusiaan, maka adalah wajar untuk menjadikannya seorang pemimpin.
Tapi hal tersebut tidaklah cukup, seseorang yang patut untuk dijadikan pemimpin juga harus memiliki catatan hidup dari sisi keberhasilan untuk mewujudkan sesuatu, entah keberhasilan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, atau keberhasilan dalam membangun negara dan bangsa. Seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang paling pertama menangis dalam kesusahan, dan yang tertawa paling akhir disaat kesenangan menghampiri.
Dari sekian banyak literatur yang dibaca penulis, satu hal lagi yang juga harus direnungkan dan dipahami oleh kita semua sebelum memilih pemimpin, yaitu bahwa sebagaimana nilai mata uang, kepemimpinan seseorang juga dapat ditakar apakah ia memiliki nilai intrinsik atau sekedar nilai nominal.
Seseorang dikategorikan memiliki kepemimpinan intrinsik apabila basis pengaruh dan kekuatannya muncul dari dalam dirinya, yakni : kopetensi, integritas, dan kepribadian yang membuat ia memiliki pesona dan karisma. Orang semacam ini senantiasa menjalankan berbagai inisiatif dan kepeloporan, yang merupakan refleksi dari tanggung jawabnya kepada lingkungan.
Dengan atau tanpa jabatan, para pemimpin intrinsik tetap bersuara, bergerak, didengar dan diikuti sebagai pendorong perubahan. Bagi mereka, penguasaan keahlian, pengetahuan dan menjaga kredebilitas jauh lebih penting ketimbang mengejar kekuasaan formal. Mereka pada umumnya adalah individu yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, memiliki pandangan jauh ke depan. Ucapan dan tindakan mereka menjadi sumber inspirasi bagi oarng banyak.
Pemimpin nominal adalah mereka yang membangun basis kekuatan dan pengaruhnya lebih berdasarkan pangkat dan jabatan. Kemampuannya menggerakkan sesuatu lebih karena ia menduduki posisi formal, meski belum tentu ahli dan berkarakter sebagai pemimpin. Semakin tinggi jabatan dan kekuasaannya, ia akan makin merasa kuat dan berpengaruh. Begitu kekuasaan dan jabatan itu hilang, sirna pulalah pengaruh dan kekuatannya.
Para pemimpin nominal inilah yang sering mengalami sindrom kehilangan kekuasaan (post power syndrome), sesudah tak lagi berkuasa. Karena kekuasaan dan jabatan bagi mereka adalah segala-galanya, maka tak jarang para pemimpin nominal mengejar kedudukan dengan segala cara, bahkan menempuh jalan yang merusak diri dan lingkungannya. Keahlian, keluasan wawasan, dan kejujuran bukanlah faktor yang penting, karena bagi mereka sesuatu “dapat dibeli”.
Sejarah mengajari kita : para pemimpin nominal sering terjerumus pada kesewenangan yang kerap menghancurkan diri mereka sendiri. Berharap Pilkada 2010 hanya menghasilkan para pemimpin intrinsik tentulah tidak realistis, mengingat dunia nyata memang selalu berwarna. Tetapi memahami kehendak jaman bahwa kehadiran pemimppin intrinsik akan makin diperlukan, bukanlah mengada-ada. Semakin maju peradaban, makin modern dan terbuka masyarakat, maka meritokrasi dan kopentensi kian jadi tuntutan.
Sudah saatnya masyarakat berpikir dan bertindak dengan pendekatan rasio, bukan lagi dengan cara pendekatan kedaerahan (primordial) dan kedekatan (nepotism), yang lebih mengutamakan hubungan pertemanan, kekeluargaan serta tipu daya serta janji dari seseorang. Sebagaimana judul di atas, mari kita membuka lembaran baru untuk kepentingan dan kemajuan Provinsi Bengkulu ke depan. Semoga !

*) Tulisan ini disarikan dari beberapa literatur.
Penulis adalah Praktisi Pers, Redaktur Koran Parlementaria dan berdomisili di Kota Bengkulu




MAU MENAMBAH TINGGI BADAN ?




Saya dulunya juga memiliki postur tubuh terbilang pendek. Namun secara tak sengaja saya melakukan sesuatu secara berulang-ulang setiap hari. Bukan sengaja hendak menambah tinggi badan. Tanpa disadari ternyata tinggi badan saya bertambah dari 142 Cm menjadi 162 Cm. Setelah mengetahui penyebabnya, kebiasaan itu saya tinggalkan, sebab khawatir melihat tubuh yang semakin tinggi.

Apabila pembaca yang berkepentingan dengan pengalaman ini selanjutnya mau mencoba mempraktekkannya dengan penuh rasa riang dan kontinyu, diharapkan keinginan untuk menambah tinggi badan itu dapat tercapai tanpa mengikuti kursus.

Dus berarti anda tidak perlu harus mengeluarkan biaya kursus. Orang-orang pendek, biasanya ingin sekali menambah tinggi badannya. Banyak latar dan faktor pendorong mereka berbuat demikian.

Pertama, mungkin lantaran hendak masuk suatu sekolah, lembaga pendidikan tertentu, sementara sekolah (lembaga) tersebut hanya menerima calon anak didik yang memiliki persyaratan ukuran tinggi badan tertentu sesuai yang dikehendaki.

Kedua, mungkin sering merasa risih misalnya pernah diminta ceramah di podium, ternyata setelah berdiri di podium, cuma matanya saja yang kelihatan, mulut dan dagu tak tampak. Atau ketika melakukan bicara sering merasa tak enak karena harus melihat lawan bicara dengan sedikit tengadah. Atau bahkan sering pula menerima ejekan dari teman-teman iseng yang cenderung menyudutkan dan sangat merugikan. Serta segudang penyebab lainnya.

Dengan berbagai latar dan faktor yang kadang membuat anda merasa rendah diri itu, seandainya anda ikut petunjuk ini secara seksama kemudian mengamalkannya maka anda pasti akan berubah. Dari perasaan rendah diri menjadi perasaan percaya diri.

Gerbang Sukses

Bapak Ibu Saudara Yang Terhormat
Terima kasih atas KUNJUNGAN anda di WEBLOG KAMI yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang upaya menambah tinggi badan yang bisa anda lakukan di rumah sendiri dengan modal sekecil mungkin, peralatan sederhana dan tanpa kursus serta tidak membeli alat-alat latihan dari kami sehingga bisa menghemat uang anda.

Keistimewaannya, tanpa efek samping dan bisa dipakai satu keluarga mulai bayi, anak-anak remaja dan dewasa. Bersyukurlah anda segera menyadari dari sekarang bahwa tubuh pendek kadangkala dapat membuat potensi seseorang menjadi tidak berkembang.

Banyak hambatan muncul disaat meniti kehidupan, misalnya jarang terpilih untuk mengikuti sesuatu kegiatan, pertandingan, perlombaan yang mengutamakan orang jangkung. Hambatan terkadang muncul disaat hendak memasuki lowongan pendidikan/pekerjaan lantaran tinggi badan tidak memenuhi syarat. Bukan itu saja, tubuh pendek juga dapat mengurangi rasa percaya diri, terkadang enggan bergaul dan minder.

Oleh karena itu, saya merasa terpanggil untuk berbagi pengalaman dengan anda yang merasa tubuhnya kurang tinggi atau pendek. Hanya dibantu alat terapi alami yang merefleksi hormon pada syaraf pertumbuhan menjadikan tinggi badan anda bertambah secara alamiah.

Miliki bukunya, “MAU MENAMBAH TINGGI BADAN?”, yang merupakan rekaman pengalaman saya dalam menambah tinggi badan. Anda tinggal menapaktilasinya, mengikuti cara-caranya.

Buku itu juga menjawab semua pertanyaan yang berkecamuk di benak anda dan tertulis di surat anda. Demikianlah program menambah tinggi badan ini kami tawarkan pada anda. Apabila anda berminat untuk serius menambah tinggi badan dengan mengikuti cara atau metode dari kami, maka perubahan akan terjadi dalam kehidupan anda.

METODE MENAMBAH TINGGI BADAN TERBAIK SAAT INI

Kehadiran Kami Menyertai Langkah Sukses Anda

ANDA PASTI BERHASIL !


PROSPEKTUS

PENGALAMAN SPEKTAKULER

Banyak orang yang berkeinginan untuk menambah tinggi badan, tetapi tidak mengetahui caranya. Ada juga yang mendapat informasi setengah-setengah lalu mencobanya, ternyata gagal. Saya lebih 20 tahun yang lalu sudah berusaha menyelidiki dan mendapatkan cara terbaik untuk menambah tinggi badan, yang berawal dari pengalaman pribadi yang amat luar biasa dan spektakuler seputar terjadinya pertambahan tinggi badan secara drastis dari 142 Cm menjadi 162 Cm. Saya berlatih diusia 21 tahun, bukan untuk menambah tinggi badan, hanya karena hobi (senang) maka soal perubahan tubuh tidak menjadi perhatian.

Tetapi belakangan mulai terasa ada perubahan di tubuh saya, cepat sekali. Tinggi badan saya bertambah 20 Cm. Melihat perubahan drastis (mengejutkan) tersebut saya merasa cemas dan keder. Takut kalau ada efek samping negatifnya.

Sebab itu latihan saya hentikan dan hingga sekarang ternyata tidak ada efek sampingnya. Yang paling menggembirakan lagi, antara panjang badan dan panjang kaki yang semula tidak seimbang (kaki lebih pendek) setelah latihan justeru menjadi seimbang. Begitu juga bentuk wajah yang semula bulat dan pendek juga berubah menjadi lonjong dan terlihat lebih bagus.


MENYIAPKAN GENERASI BERTUBUH IDEAL

Dahsyatnya problem yang dihadapi oleh mereka yang memiliki tubuh pendek (senasib dengan saya dulu), seperti telah disebutkan pada surat pengantar Prospektus ini, telah mendorong saya untuk membagi pengalaman dengan anda yang senasib. Memang anda juga perlu mengeluarkan sedikit biaya.

Alhamdulillah......! Dengan penuh keyakinan saya katakan bahwa metode menambah tinggi badan terbaik dan tersempurna saat ini ada pada kami. Obsesi kami sebagai anak bangsa yaitu agar generasi penerus bangsa memiliki tubuh tinggi dan jangkung atau setidaknya memiliki tinggi badan yang ideal.

Sedikit ongkos yang mesti anda keluarkan tidak lain untuk membantu kami mendapatkan akses untuk bertemu dengan anda melalui berbagai daya dan upaya diantaranya via iklan, surat pembaca, artikel dan pemberitaan di media massa yang mengeluarkan biaya tidak sedikit, juga melalui akses media online (internet) seperti yang dapat anda nikmati saat ini.

Sumbangsih yang anda berikan itu juga sangat membantu meringankan beban biaya yang dikeluarkan dalam proses menjadi buku, sehingga anda tinggal mengikuti petunjuknya dengan mudah dan langsung enak.

Buku kecil itu terdiri dari 4 (empat) bagian (Bab) menerangkan secara mendetil mengenai waktu, lama dan tempat latihan, mengenai makanan, olahraga, obat dan terapi alami serta dilengkapi pula dengan gambar-gambar pendukung, baik untuk dewasa, remaja, anak-anak dan bayi.
Khusus untuk bayi akan dijelaskan
• Bagaimana caranya agar bayi lahir jangkung
• Bagaimana caranya bayi lahir pendek diupayakan menjadi jangkung.



KITA PERLU BERIKHTIAR

Kalau diusia 21 tahun berlatih bisa mendapatkan 20 Cm, tentu saja bagi yang berusia dibawah 21 tahun keberhasilannya lebih cepat.

Anda yang masih duduk di bangku SMA/SMK/MAN/MAS atau setara usia SLTA telah beruntung berjumpa dengan kami saat ini, lalu memesan program latihan dari kami tanpa menundanya sebelum terlambat karena peluang bagi anda masih cukup baik dalam menambah tinggi badan. Sebelum tiba saatnya pertumbuhan badan anda stagnasi (macet).

Disamping itu lebih beruntung anda yang masih duduk di bangku SMP/MTs atau usia setara SLTP berjumpa dengan kami saat ini, lalu memanfaatkan pengalaman kami dengan segera, karena anda lebih berpeluang untuk menambah tinggi badan.

Amat beruntung anda yang masih duduk di bangku SD/MI atau usia setara dengan itu berjumpa dengan kami saat ini, kemudian memberitahukan kepada orang tua anda serta meminta kepada mereka memesan kepada kami paket untuk menambah tinggi badan, karena anda sangat berpeluang untuk menjadi jangkung.

Sungguh sangat beruntung anda para orang tua atau calon orang tua berjumpa dengan kami yang ingin mengupayakan putra putri atau bayi anda menjadi jangkung dengan menapaktilasi pengalaman kami, karena peluang anda terbuka lebar untuk kebahagiaan putra-putri anda dimasa mendatang, sebab mereka dapat melangkah pasti meniti kehidupan, dengan penuh kepercayaan diri, tidak minder dan tidak putus asa, karena mereka memiliki tinggi badan ideal atau jangkung.

Yang terpenting, mereka lebih siap untuk bersaing dibanding teman-temannya yang memiliki tubuh pendek. Setiap orang tidak sama pertumbuhan badannya, tergantung dengan tingkat kesehatan, menu makanan yang dikonsumsi setiap hari serta keseimbangan antara aktivitas tubuh dan istirahat.

Terlepas dari tidak jelasnya batasan usia berapa pertumbuhan badan stagnasi, memang kita perlu berikhtiar untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan, karena Tuhan tidak akan mengubah nasib kita kalau kita tidak berikhtiar untuk mengubahnya. Ada penemuan yang terbaru dari kami bahwa orang yang berusia 50 tahun ternyata tinggi badannya masih bisa bertambah.


APA YANG ANDA DAPATKAN DARI KAMI ?

Buku panduan menambah tinggi badan
• Fasilitas konsultasi gratis via surat atau via telepon.
• Via surat kirim ke alamat: Cipta Milenium, PO. Box 1076 – Bengkulu – 38001
Via Telepon ke SIM AS: 085279999316


Anda juga akan mendapat bonus atau menerima secara gratis tips-tips:
• Penumbuh rambut
• Obat jerawat akibat makan mie
• Rambut bayi tebal sewaktu lahir
• Menguruskan/menggemukkan badan


Kami beritahukan juga secara jelas kepada anda bahwa:

• Biaya yang anda kirimkan kepada kami cukup satu kali saja
• Tidak ada pembelian alat-alat dari kami, karena
• Peralatan latihan bisa didapatkan di sekitar tempat tinggal anda.
• Tak ada lagi pembayaran-pembayaran berikutnya.


APAKAH ANDA MAU SUKSES SEGERA?

Segera pesan paket peninggi badan kepada kami! Cukup dengan biaya Rp150.000,- (Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah)

Kirimkan biaya pemesanan melalui Wesel Pos ke
PO. Box 1076 Bengkulu – 38001 atas nama Buskemal Zaros


Atau via Bank sebagai berikut (Pilih salah satu):



• Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Padang Jati Bengkulu (Simpedes) Nomor Rekening: 5617-01-005763-53-0 Atas Nama: DESMAWATI

• Bank Mandiri Cabang Ahmad Yani Bengkulu Nomor Rakening: 113-00-0706934-1 Atas Nama: BUSKEMAL ZAROS


Kemudian kirimkan resi asli pengiriman uang dari Wesel Pos atau Aplikasi/Struk pengiriman uang dari Bank ke alamat kami:

CIPTA MILENIUM PO. BOX 1076 BENGKULU – 38001



Agar pesanan anda segera tiba, maka perlu diperhatikan:

1. Tulis nama dan alamat dengan jelas pengirim dan penerima serta kode pos dengan huruf cetak/besar.

2. Jangan masukkan uang dalam amplop tapi gunakan wesel pos atau transfer bank.

3. Foto copy-kan resi pos/aplikasi atau struk bank untuk arsip anda dan kirimkan tindasan asli ke: Cipta Milenium, PO. Box 1076 Bengkulu – 38001, untuk menjaga pesanan anda agar tiba tepat waktunya antara 1 sampai 3 minggu dihitung dari tanggal pengiriman wesel/transfer anda.

4. Apabila lebih dari tiga minggu pesanan belum sampai ke tangan anda, karena sesuatu hal yang tidak terduga (hilang atau rusak), kami akan menggantinya dengan yang baru tanpa dipungut bayaran.




Tidak ada komentar: